Uncategorized

Microsoft dan Meta Tingkatkan Nilai Saham AI Global Rp8,1 Kuadriliun

Lonjakan Kapitalisasi Pasar Usai Laporan Keuangan Solid

Pasar saham Amerika Serikat (AS) mengalami kenaikan signifikan, terutama pada saham perusahaan teknologi besar setelah rilis laporan keuangan kuartal terbaru. Dua perusahaan teknologi utama, Microsoft dan Meta Platforms, menjadi penggerak utama penguatan nilai saham di sektor kecerdasan buatan (AI). Kenaikan tajam terjadi dalam perdagangan pasca-bursa, yang berdampak pada peningkatan total kapitalisasi pasar hingga hampir 500 miliar dolar AS hanya dalam satu malam.

Microsoft mencatat lonjakan saham sebesar 8 persen, sementara Meta melonjak 9 persen dalam perdagangan pasca-bursa. Peningkatan ini meningkatkan nilai pasar Microsoft sebesar 288 miliar dolar AS dan Meta sebesar 152 miliar dolar AS. Hal ini terjadi setelah kedua perusahaan melaporkan hasil kuartalan yang melebihi prediksi analis.

“Ini adalah kuartal yang sangat luar biasa bagi Microsoft, dengan cloud dan AI mendorong transformasi bisnis secara signifikan,” ujar Dan Ives, kepala riset teknologi Wedbush Securities.

Di sisi lain, indeks S&P 500 dan Nasdaq 100 juga naik lebih dari 0,6 persen pada perdagangan berjangka, menunjukkan dampak positif dari laporan keuangan Microsoft dan Meta terhadap seluruh pasar.

Investasi Data Center dan AI Melonjak, Microsoft Pecahkan Rekor

Microsoft mengumumkan proyeksi belanja modal tertinggi sepanjang masa, yaitu 30 miliar dolar AS untuk kuartal berikutnya. Ini menjadi bukti bahwa investasi di AI mulai membuahkan hasil. Pendapatan Microsoft naik 18 persen menjadi 76,4 miliar dolar AS pada kuartal April-Juni 2025, sementara laba bersih melambung 24 persen menjadi 27,2 miliar dolar AS.

Pasar Minyak Global Melonjak, Harga Tembus Level Tertinggi Sejak Era 2008

CEO Microsoft, Satya Nadella, menyatakan bahwa cloud dan AI menjadi pendorong transformasi bisnis di seluruh sektor industri. Selain itu, pendapatan Azure cloud Microsoft mencapai 75 miliar dolar AS pada tahun fiskal, melebihi ekspektasi pasar.

Amy Hood, CFO Microsoft, menyampaikan bahwa investasi yang dilakukan langsung terhubung dengan bisnis kontrak yang perlu dipenuhi. Hal ini menunjukkan komitmen Microsoft untuk terus berkembang dalam sektor AI.

Meta Kejar Keunggulan AI lewat Belanja Modal Fantastis

Meta memproyeksikan belanja modal hingga 72 miliar dolar AS untuk tahun 2025 demi meningkatkan infrastruktur AI. CEO Mark Zuckerberg menyatakan bahwa semua investasi ini dilakukan karena keyakinan akan keunggulan superintelligence dalam segala aspek pekerjaan perusahaan.

Pendapatan Meta meningkat 22 persen menjadi 47,5 miliar dolar AS, sementara laba bersih naik 36 persen menjadi 18,3 miliar dolar AS pada kuartal yang berakhir 30 Juni 2025. CFO Meta, Susan Li, menyampaikan bahwa perluasan infrastruktur data center dan rekrutmen agresif talenta AI akan berdampak pada peningkatan belanja di tahun berikutnya.

Zuckerberg menegaskan bahwa perusahaan sedang membangun tim paling padat talenta untuk fokus pada pengembangan superintelligence, dengan infrastruktur komputasi tanpa tanding di industri. Hal ini menunjukkan strategi jangka panjang Meta dalam memperkuat posisi di sektor AI global.

Bahlil Ungkap Situasi Terkini Selat Hormuz: Mulai Dibuka Terbatas, Kecuali bagi Kapal AS dan Israel

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *