Berita Internasional

Perairan Asia Tenggara Jadi Titik Transit Utama Minyak Ilegal Iran Menuju China

Kapal-kapal melintasi Selat Hormuz pada 24 Juni 2025, saat difoto dari pesisir Khasab, Semenanjung Musandam, Oman.(AFP/GIUSEPPE CACACE)

Gardupedia.com – Meskipun eskalasi konflik di Timur Tengah terus meningkat dan berbagai sanksi internasional diperketat, perdagangan minyak mentah Iran di pasar gelap tetap menunjukkan ketahanan yang luar biasa. Iran berhasil mempertahankan stabilitas ekspor energinya, dengan China sebagai destinasi utama, melalui pemanfaatan jalur perairan di Asia Tenggara.

Berdasarkan data citra satelit yang dianalisis oleh AFP, wilayah perairan yang berjarak sekitar 100 kilometer dari Semenanjung Malaya telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas ekonomi bayangan. Di lokasi ini, praktik pemindahan muatan dari satu kapal ke kapal lain atau ship-to-ship (STS) transfer berlangsung secara masif dan tersembunyi.

Amir Handjani, seorang pakar dari Quincy Institute for Responsible Statecraft, menggambarkan situasi di titik transit tersebut sebagai sebuah “anarki total”. Melalui metode transfer di laut lepas ini, asal-usul minyak mentah asal Iran dikaburkan secara sistematis. Proses ini efektif sebagai mekanisme “pencucian” komoditas, sehingga saat minyak tersebut sampai ke negara tujuan, identitasnya sebagai produk Iran telah hilang dari sistem pelacakan otoritas internasional.

Aktivitas yang terjadi setiap pekan ini menunjukkan bahwa blokade ekonomi terhadap Teheran menghadapi tantangan besar di lapangan. Dengan frekuensi puluhan transfer kapal per minggu, jalur Asia Tenggara terbukti menjadi urat nadi krusial yang menjaga arus pendapatan dari sektor minyak Iran tetap mengalir meskipun di bawah tekanan sanksi global.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Update Harga Pangan 22 April: Bawang dan Cabai Kian Mahal, Daging Sapi Justru Melandai

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *