Berita budaya Regional

Ritual Kirab Pusaka 1 Sura: Merawat Tradisi Tapa Bisu di Pura Mangkunegaran

Salah Satu Pusaka dari Ndalem Ageng Puro Mangkunegaran Saat Kirab Pusaka Dalem Malam 1 Suro.(KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYA)

Gardupedia.com – Kota Solo kerap kali menyuguhkan pemandangan yang berbeda saat malam pergantian tahun Jawa tiba. Suasana meriah yang biasanya mewarnai kota seketika melebur dalam keheningan yang magis. Di kawasan Pura Mangkunegaran, ribuan masyarakat berkumpul dan berjalan perlahan dalam kesunyian. Tidak terdengar adanya obrolan, sendau gurau, maupun tawa yang memecah malam. Suasana hanya diisi oleh suara langkah kaki yang serempak serta deru napas para peserta kirab.

Pemandangan khidmat tersebut merupakan bagian dari ritual Kirab Pusaka Dalem 1 Sura yang diselenggarakan di Pura Mangkunegaran, Surakarta. Bagi masyarakat Jawa, kesunyian dalam ritual ini bukan sekadar sebuah formalitas atau aturan biasa. Kondisi ini merupakan bentuk laku spiritual mendalam yang disebut sebagai tapa bisu (bertapa dalam diam).

Bagi kebudayaan Jawa, sikap diam tidak berarti kosong atau pasif. Lewat laku tapa bisu, keheningan dimanfaatkan sebagai momen krusial untuk menahan gejolak diri, menenteramkan jiwa, serta merefleksikan kembali seluruh perjalanan hidup yang telah dilalui sepanjang tahun lalu. Ritual ini bukan sekadar tontonan budaya yang memamerkan barisan peserta dan arak-arakan pusaka, melainkan sebuah prosesi filosofis yang mengajak manusia untuk merenungi sang waktu dan kembali mengenali jati diri mereka sendiri.

Secara harfiah, tapa bisu merupakan laku hening yang wajib dijalankan oleh seluruh peserta ritual Kirab Pusaka Dalem 1 Sura. Selama prosesi mengitari rute luar istana berlangsung, para peserta dilarang keras untuk berbicara dan diharuskan berjalan tanpa menggunakan alas kaki.

Aturan tidak bersuara ini memuat filosofi pengendalian diri yang sangat kuat. Peserta diajak untuk mengerem ucapan, menjaga perilaku, serta mengikuti jalannya ritual dengan tingkat kesadaran batin yang penuh. Dalam falsafah Jawa, lisan diyakini memegang kekuatan yang luar biasa besar; kata-kata bisa membawa kebaikan, namun di sisi lain juga bisa memicu luka, fitnah, dan kekeliruan jika tidak dijaga. Oleh karena itu, berdiam diri dinilai sebagai cara paling efektif untuk meredam dorongan-dorongan negatif tersebut.

Ikut PMKNU, Gus Salam Penuhi Syarat Administratif Calon Ketua Umum PBNU

Sementara itu, kewajiban berjalan tanpa alas kaki melambangkan kesederhanaan dan kedekatan manusia dengan alam. Saat telapak kaki bersentuhan langsung dengan tanah, muncul sebuah kesadaran spiritual bahwa manusia pada hakikatnya tidak pernah lepas dari bumi tempatnya berpijak. Melalui kesederhanaan jasmani ini, setiap individu dituntun untuk merasakan kembali keharmonisan hubungannya dengan alam semesta dan batinnya sendiri.

Kirab Pusaka Dalem merupakan agenda tahunan yang sakral di Pura Mangkunegaran demi menyambut datangnya tahun baru Jawa. Pada momen ini, benda-benda pusaka milik istana diarak mengelilingi kawasan luar keraton dalam suasana yang sangat religius.

Dalam pandangan masyarakat Jawa, sebuah pusaka tidak sekadar dipandang sebagai benda antik peninggalan masa lalu. Lebih dari itu, pusaka memuat nilai sejarah, legitimasi kekuasaan, memori kolektif, sekaligus tanggung jawab moral yang besar. Ketika pusaka-pusaka ini dikeluarkan dan diarak, esensi yang dihadirkan sebenarnya adalah ingatan sejarah yang panjang mengenai perjalanan Kadipaten Mangkunegaran beserta masyarakatnya.

Sepanjang rute kirab, keheningan mutlak tetap terjaga dengan ketat. Ketiadaan sorak-sorai atau kemeriahan layaknya pesta rakyat justru membuat prosesi ini terasa begitu berbeda dan penuh wibawa. Melalui atmosfer yang menahan diri ini, setiap langkah kaki yang diayunkan oleh para peserta seolah menjelma menjadi untaian doa sunyi yang dipanjatkan langsung ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa.

Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !

Ancaman Kekeringan, 90 Desa di Lebak Diprediksi Alami Krisis Air Bersih Tahun Ini

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *