Gardupedia.com – Tim bulu tangkis Indonesia berhasil memboyong enam medali pada ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Capaian ini menjadi momentum penting bagi ekosistem bulu tangkis nasional untuk mengevaluasi sistem pembinaan sekaligus memperkuat sinergi demi mempertahankan daya saing di kancah internasional.
Pada ajang olahraga bergengsi tingkat Asia tersebut, skuad Merah Putih sukses mengamankan dua medali emas, satu medali perak, dan tiga medali perunggu dari nomor beregu maupun perorangan. Hasil ini diraih berkat kerja sama kolektif yang melibatkan atlet, pelatih, tim pendukung, federasi, pemerintah, serta mitra strategis.
Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI), Muhammad Fadil Imran, menegaskan bahwa prestasi yang diraih bukan hanya milik para atlet di lapangan, melainkan hasil kerja keras seluruh elemen pendukung di balik layar, termasuk tim sport science, pelatih fisik dan teknik, tenaga medis, psikolog, ahli nutrisi, fisioterapis, hingga analis video.
“Yang kita rayakan bukan hanya enam medali, tetapi perjuangan dan kerja seluruh orang di balik medali tersebut. Masih ada pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan karena perjalanan kita masih panjang,” ujar Fadil dalam rilis resminya, Sabtu (10/10/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Fadil pada acara Syukuran dan Apresiasi Tim Bulu Tangkis Indonesia yang digelar di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (7/10/2026). Ia juga menekankan bahwa Asian Games 2026 bukanlah akhir dari proses pembinaan, melainkan batu loncatan menuju target yang lebih besar.
“Asian Games bukan tujuan akhir. Ada target besar yang sudah kita siapkan menuju Olimpiade Los Angeles 2028,” tambahnya.
Sementara itu, keberlanjutan prestasi bulu tangkis nasional mendapat dukungan penuh dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menyampaikan bahwa konsistensi pembinaan dan ruang kompetisi bagi para atlet merupakan kunci utama dalam menjaga tradisi prestasi.
“Prestasi seperti ini lahir dari proses yang panjang. Karena itu, BNI melihat pembinaan yang konsisten, kualitas tim pendukung, serta kesempatan bertanding sebagai bagian penting dalam menjaga keberlanjutan prestasi bulu tangkis Indonesia,” kata Okki.
Sebagai mitra strategis PBSI yang telah menjalin kerja sama selama lebih dari lima tahun, BNI terus berkomitmen mendampingi proses pengembangan atlet mulai dari level junior hingga elite. Sepanjang tahun 2026, BNI turut memfasilitasi keikutsertaan tim Indonesia dalam berbagai kejuaraan internasional, seperti Indonesia Masters, Badminton Asia Championships, Indonesia Open, Thailand Open, hingga Badminton Asia Junior Championships.
Okki menambahkan, keterlibatan BNI dalam dunia olahraga nasional melampaui bentuk kerja sama komersial semata.
“Bagi BNI, dukungan terhadap PBSI bukan sekadar sponsorship. Kami ingin ikut menjaga proses pembinaan agar atlet Indonesia memiliki ruang untuk berkembang, memperoleh pengalaman kompetitif, dan terus meningkatkan kemampuan untuk bersaing di level internasional,” pungkas Okki.


Comment