Berita Regional

Hilang Dua Pekan, Siswi Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2 Diduga Korban TPPO

Ilustrasi penculikan. Seorang pemuda berinisial GJ (19) asal Kelurahan Astina, Kecamatan Buleleng, Kabupaten Buleleng, Bali, ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Buleleng.(shutterstock)

Gardupedia.com — Kepolisian Resor (Polres) Tasikmalaya resmi meningkatkan status penanganan kasus hilangnya seorang siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) berusia 16 tahun ke tahap penyidikan. Korban yang sempat dilaporkan hilang sejak awal Oktober 2026 tersebut akhirnya ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2, Tangerang, Banten.

Kepolisian menduga korban menjadi target Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus “pengantin pesanan” atau pernikahan komersial, yang melibatkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal China.

Kapolres Tasikmalaya, AKBP Ade Papa Rihi, mengungkapkan bahwa terduga pelaku berinisial XM alias MJ (35) diduga mengendalikan dan membujuk korban dari luar negeri melalui jejaring media sosial.

“Bahwa korban ini disuruh oleh saudara XM alias MJ (35) warga negara asing berkenalan sosmed, kemudian mereka chatingan melalui sosmed, hingga terjadi pemberian sejumlah uang untuk keberangkatan ke Jakarta tanpa minta izin ke orang tuanya,” ujar Ade pada Kamis (15/10/2026).

Ade menjelaskan, dalam modus ini korban biasanya diiming-imingi pekerjaan atau janji pernikahan. Namun pada kenyataannya, korban berisiko diperdagangkan ke luar negeri untuk dinikahkan secara komersial dengan pria asing.

BNPB Himpun Aset Nasional Sebelum Manfaatkan Bantuan Luar Negeri untuk Karhutla

Kasus ini bermula pada Jumat (2/10/2026) malam, ketika korban yang tinggal di rumah kos dekat kediaman orang tuanya di Tasikmalaya pamit keluar untuk membeli makanan. Namun hingga larut malam, korban tak kunjung kembali dan memutus komunikasi.

Setelah pencarian mandiri oleh pihak keluarga tidak membuahkan hasil, kejadian ini resmi dilaporkan ke kepolisian setempat dan ditindaklanjuti oleh Satreskrim Polres Tasikmalaya.

Setelah hampir dua pekan melakukan penyelidikan dan pelacakan bersama Polda Metro Jaya, tim gabungan berhasil mendeteksi keberadaan korban. Siswi tersebut akhirnya ditemukan selamat di Apartemen Tokyo Lantai 33, kawasan PIK 2, Tangerang, Banten.

Saat ini, terduga pelaku berinisial XM dilaporkan masih berada di luar negeri. Polres Tasikmalaya telah menerbitkan surat perintah penyidikan (sprindik) dan terus mendalami jaringan yang terlibat dalam kasus ini.

Pihak kepolisian juga menegaskan akan melakukan langkah koordinasi dengan tingkat markas besar untuk menangani keterlibatan WNA tersebut.

Karhutla Bromo Berujung Duka, 3 Anggota Tim Gabungan Meninggal Dunia 6 Orang luka-luka

“Kita akan koordinasi dengan Mabes Polri dan masih melakukan pendalaman kasus tersebut,” tegas Ade.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *