Gardupedia.com – Tim SAR Gabungan mengerahkan dua unit helikopter untuk mempercepat proses evakuasi korban kecelakaan Kapal Motor (KM) Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa, Rabu (16/9/2026) sore.
Langkah ini diambil untuk memperluas jangkauan pencarian dari udara sekaligus merespons kendala tingginya gelombang laut di sekitar lokasi kejadian. Operasi penyelamatan udara mulai diintensifkan sejak pukul 16.40 WIB setelah petugas menerima sinyal darurat dari koordinat terakhir kapal.
Pihak otoritas SAR menegaskan bahwa penyisiran jalur udara sangat krusial mengingat kondisi cuaca dan jarak pandang di lokasi yang terbatas.
“Kami memobilisasi dua unit helikopter secara bersamaan untuk menyisir titik koordinat utama dari udara. Penanganan udara ini sangat krusial guna menembus jarak pandang yang terbatas dan mempercepat evakuasi medis para korban menuju daratan,” ujar Kepala Kantor SAR Surabaya dalam keterangan resminya, Rabu (16/9/2026).
Dalam skema operasi ini, helikopter bertugas melakukan pengamatan visual untuk mendeteksi keberadaan korban di permukaan laut. Setelah titik koordinat teridentifikasi, kapal patroli SAR dikerahkan sebagai armada penjemput.
Seluruh korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa menuju posko darurat di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, untuk mendapatkan perawatan medis awal serta verifikasi identitas.
Hingga saat ini, operasi penyelamatan terus dilakukan secara terpadu oleh Basarnas, TNI AL, Polairud, dan potensi SAR lokal guna memastikan seluruh penumpang sesuai manifes kapal dapat ditemukan.
Gardupedia.com berkomitmen menyajikan berita yang akurat, informatif dan kredibel. Ikuti dan pantau terus perkembangan berita selanjutnya !


Comment